Makassar, Gempar News — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar terus memperkuat komitmen dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
Melalui kegiatan bertajuk “Penguatan Peran Masyarakat Pesisir dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online dan Kekerasan Seksual” yang digelar di Pulau Lae-Lae, Kecamatan Ujung Pandang, Jumat (24/10/2025), DPPPA mengajak masyarakat pesisir untuk menjadi pelopor dalam pencegahan kekerasan.
Kegiatan ini diisi dengan diskusi, penyuluhan, dan edukasi mengenai bahaya kekerasan seksual serta pentingnya literasi digital agar masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan melindungi diri dari kejahatan berbasis gender online.
Kepala DPPPA Kota Makassar, (nama pejabat disesuaikan), mengatakan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
> “Kami ingin agar seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pesisir, memiliki pemahaman yang kuat untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi digital menuntut masyarakat semakin waspada terhadap bentuk kekerasan baru yang muncul di ruang online.
> “Kekerasan berbasis gender online kini menjadi tantangan baru. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa perlindungan juga harus diperluas ke dunia digital,” tambahnya.
Melalui program seperti ini, DPPPA berharap masyarakat pesisir menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, mendukung korban, serta mendorong budaya saling melindungi antarwarga.
















