• PEDOMAN SIBER
  • REDAKSI Gempar News
GEMPAR NEWS
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
    • METRO
    • INFO DESA
  • ADVERTORIAL
    • OLAHRAGA
    • BUDAYA
    • PEMERINTAHAN
    • TNI-POLRI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
    • METRO
    • INFO DESA
  • ADVERTORIAL
    • OLAHRAGA
    • BUDAYA
    • PEMERINTAHAN
    • TNI-POLRI
No Result
View All Result
GEMPAR NEWS
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • DAERAH
  • ADVERTORIAL

Ratusan Orang Keracunan Nasi Kotak di Bantul, Begini Kronologi dan Gejala yang Dirasakan

September 13, 2024
in ADVERTORIAL
Ratusan Orang Keracunan Nasi Kotak di Bantul, Begini Kronologi dan Gejala yang Dirasakan
180
SHARES
599
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

Baca Juga:

Kadis PU Makassar Zuhaelsi Zubir, Melepas Peserta Jalan Sehat PORSENI IV HIKMA

Kadis PU Makassar Zuhaelsi Zubir, Melepas Peserta Jalan Sehat PORSENI IV HIKMA

Agustus 25, 2025
UMKM EXPO 2024, Hadir dan Ramaikan!

UMKM EXPO 2024, Hadir dan Ramaikan!

November 26, 2024
The Suites, Kamar Premium Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf

The Suites, Kamar Premium Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf

November 26, 2024
Unveiling The Magic Of Pakar Jiwa 2024

Unveiling The Magic Of Pakar Jiwa 2024

November 26, 2024

Korban keracunan nasi boks saat dirawat di rumah sakit.

JOGJAASIK-Ratusan orang mengalami keracunan setelah mengonsumsi nasi boks yang didapat dalam acara penyerahan SK penetapan Rintisan Kalurahan Budaya 2024 yang dilaksanakan di Balai Kelurahan Patalan Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul, Selasa 10 September 2024. Hingga Kamis (12/9), sebanyak 5 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo mengungkapkan, sesuai data yang didapat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul ada sebanyak 160 orang yang mengalami keracunan setelah makan nasi boks yang disediakan panitia.

“Kami sempat berbincang dengan pak kepala Dinas Kesehatan, sampai saat ini warga kita yang bergejala mencapai 160 orang. Yang dirawat di RSUD ada lima 5 orang,” ujar Joko Purnomo kepada wartawan usai mengunjungi pasien rawat inap di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Kamis (12/9).
Dia menjelaskan, dari sebagian besar pasien yang mengalami keracunan mengalami gejala seperti sakit perut, diare, pusing hingga badan lemas. Selain di RSUD, sejumlah pasien juga dirawat di puskesmas, RS RC,RS Hidayatullah Yogya hingga RS di Pakem Sleman.
“Untuk itu kami akan fokus bagaimana menolong warga yang mengalami keracunan. Kami ke rumah sakit untuk datang menengok dan ngaruhke warga yang keracunan,” terang Joko.
Sementara Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih yang juga datang ke RSUD Panembahan Senopati mengaku heran dengan korban keracunan. Karena tak semua yang memakan nasi boks mengalami hal yang samm.

Termasuk dirinya meski hadir dan ikut makan dalam acara tersebut, Halim mengaku tidak mengalami masalah apapun. Kemungkinan makan yang disantap bupati berbeda catering.
Dalam nasi boks tersebut terdiri dari lauk ayam, sambal krecek, telur puyuh dan mie. Makanan tersebut diantar ke lokasi acara untuk makan siang. Sehingga meski ada yang dimakan di lokasi juga ada yang dibawa pulang.
“Sehingga selain tamu undangan, ada pasien berasal dari keluarga maupun tetangga yang ikut menyantap nasi boks,” ujarnya.
Setelah makan, sejumlah pasien mengalami gejala perut mual, diare dan badan menggigil. Sehingga dugaan sementara keracunan disebabkan mikroba atau kuman pada makanan.

Tetapi anehnya, semua orang yang makan tidak mencium bau basi dan rasa makanan tetap enak. Sehingga pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab pasti keracunan tersebut.
“Pihak rumah sakit telah mengambil sampel sisa makanan dan muntahan pasien ke Balai Laboratorium Kesehatan (BLK) DIY untuk diteliti kandungan yang ada dalam makanan. Kita tunggu saja nanti hasilnya,” jelas Bupati Bantul.
Untuk itu Pemkab Bantul akan menanggung seluruh biaya rumah sakit bagi pasien keracunan baik melalui BPJS, Jamkesda maupun Jamkesos.
Sementara Wakil Direktur RSUD Panembahan Senopati, dr Fauzan menyatakan, pihaknya masih siaga dan menunggu perkembangan yang ada. Secara umum gejala alami gangguan pencernaan.
“Dari 11 pasien yang periksa di RSUD ada 5 orang menjalani rawat inap dan 6 orang rawat jalan,” terang dr Fauzan.*

The post Ratusan Orang Keracunan Nasi Kotak di Bantul, Begini Kronologi dan Gejala yang Dirasakan first appeared on Rekomendasi Wisata & Usaha Jogja 2024.

Post Views: 100
Previous Post

Promo Pizza Hut Jogja September 2024: Cuma Sehari, Rp 99 Ribu Bisa dapat 2 Pizza Ukuran Besar

Next Post

Semarak Dirgantara -Chapter : Yogyakarta 2024, Catat Tanggalnya dan Ajak Orang Tersayang

Berita Lainnya:

Kadis PU Makassar Zuhaelsi Zubir, Melepas Peserta Jalan Sehat PORSENI IV HIKMA
ADVERTORIAL

Kadis PU Makassar Zuhaelsi Zubir, Melepas Peserta Jalan Sehat PORSENI IV HIKMA

Agustus 25, 2025
UMKM EXPO 2024, Hadir dan Ramaikan!
ADVERTORIAL

UMKM EXPO 2024, Hadir dan Ramaikan!

November 26, 2024
The Suites, Kamar Premium Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf
ADVERTORIAL

The Suites, Kamar Premium Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf

November 26, 2024
Unveiling The Magic Of Pakar Jiwa 2024
ADVERTORIAL

Unveiling The Magic Of Pakar Jiwa 2024

November 26, 2024
Kolaborasi The Ritz Carlton Bali dan Missoni Hadirkan Resort Club Eksklusif
ADVERTORIAL

Kolaborasi The Ritz Carlton Bali dan Missoni Hadirkan Resort Club Eksklusif

November 25, 2024
Intensitas Hujan Meningkat, Warga Jogja yang Tinggal di Sekitar Perbukitan Diimbau Waspada Longsor
ADVERTORIAL

Intensitas Hujan Meningkat, Warga Jogja yang Tinggal di Sekitar Perbukitan Diimbau Waspada Longsor

November 25, 2024

Berita Terkini

SMP Negeri 12 Makassar Dipercaya Cetak Guru Profesional, Mahasiswa PPG UNM Turun Langsung ke Sekolah

SMP Negeri 12 Makassar Dipercaya Cetak Guru Profesional, Mahasiswa PPG UNM Turun Langsung ke Sekolah

Maret 12, 2026
Ramadan Penuh Berkah! SMP Negeri 50 Makassar Gelar “50 Gerakan Berbagi Takjil” untuk Masyarakat

Ramadan Penuh Berkah! SMP Negeri 50 Makassar Gelar “50 Gerakan Berbagi Takjil” untuk Masyarakat

Maret 4, 2026
Gerakan Bumi Al-Qur’an Menggema di SMP Negeri 50 Makassar! Target 50 Kali Khatam Bentuk Generasi Berkarakter Qur’ani

Gerakan Bumi Al-Qur’an Menggema di SMP Negeri 50 Makassar! Target 50 Kali Khatam Bentuk Generasi Berkarakter Qur’ani

Maret 4, 2026
SMP Negeri 50 Makassar Bergerak! Aksi Bersih Lingkungan Siswa Tuai Apresiasi, Bukti Sekolah Peduli Karakter

SMP Negeri 50 Makassar Bergerak! Aksi Bersih Lingkungan Siswa Tuai Apresiasi, Bukti Sekolah Peduli Karakter

Maret 4, 2026
Gaspol Menuju Evaluasi Akhir, SMP Negeri 25 Makassar Matangkan Strategi Akademik Kelas IX

Gaspol Menuju Evaluasi Akhir, SMP Negeri 25 Makassar Matangkan Strategi Akademik Kelas IX

Maret 3, 2026
Tak Hanya Nilai, SMP Negeri 25 Makassar Tegaskan Pendidikan Berbasis Karakter di Februari 2026

Tak Hanya Nilai, SMP Negeri 25 Makassar Tegaskan Pendidikan Berbasis Karakter di Februari 2026

Maret 3, 2026

Popular News

    • PEDOMAN SIBER
    • REDAKSI Gempar News

    © 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
    • DAERAH
      • METRO
      • INFO DESA
    • ADVERTORIAL
      • OLAHRAGA
      • BUDAYA
      • PEMERINTAHAN
      • TNI-POLRI

    © 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.