GEMPAR NEWS__(Makassar, 20 November 2025) — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar kembali menunjukkan taringnya dalam mendorong pembangunan permukiman yang lebih tertata dan berkelanjutan. Pada kegiatan fasilitasi kelembagaan Pokja PKP, Kepala Disperkim Mahyuddin tampil sebagai motor penggerak penguatan peran Pokja PKP di Kota Makassar.
Dalam forum yang digelar Bappeda Makassar di Hotel Karebosi Premier itu, Mahyuddin menegaskan bahwa transformasi permukiman harus terintegrasi, mulai dari perencanaan, penyediaan tanah, pembiayaan, hingga peningkatan kualitas hunian layak bagi masyarakat.
Kepala Bidang PSU, Ibrahim Chaidar Said, serta Tim Ahli Pemkot Makassar, Prof. Batara Surya, turut memperkuat diskusi. Prof. Batara menyoroti pentingnya penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk menjamin kualitas layanan permukiman yang merata—sebuah komitmen yang disebutnya sebagai “perjanjian pelayanan publik yang tak boleh mengendur.”
Mahyuddin menambahkan bahwa pengembangan permukiman harus bergerak sejalan dengan program nasional penyediaan jutaan rumah. “Akses hunian layak adalah hak masyarakat. Integrasi dan kolaborasi adalah kuncinya,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Disperkim Makassar memastikan komitmennya untuk mempercepat penyediaan hunian layak serta memperkuat kerja sama lintas sektor. Tujuannya satu: mewujudkan permukiman berkualitas, teratur, dan berkelanjutan di Kota Makassar.
















