Polisi memeriksa lokasi bocah SD tenggelam. Foto: Polsek Sewon
JOGJAASIK-Seorang siswa SD, Fabian Azzira Hafa (10) warga Patehan Kraton Kota Yogyakarta yang tinggal di Dusun Pelemsewu RT 03 Panggungharjo Sewon Bantul ditemukan tewas tenggelam di kolam sawah Dusun Druwo Bangunharjo Sewon Bantul, Sabtu (21/9) siang.
Menurut keterangan, awalnya pada Sabtu 21 September 2024 pukul 09.45 korban bersama Noval pergi memancing di di kolam sawah yang beralamat di Dusun Druwo di samping Kampung Matraman. Setelah selesai memancing sekira pukul 11.45, korban mengajak Noval untuk mandi di kolam tesebut.
Namun Noval tidak mau, selanjutnya korban mandi sendiri di kolam tersebut dengan terlebih dahulu melepas kaos dan tinggal menggunakan celana pendek. Selang beberapa saat setelah korban mandi, korban berteriak minta tolong karena seperti akan tenggelam ke dasar kolam yang kedalamannya kurang lebih sekitar 2 meter.
Pada saat korban akan tenggelam tersebut saksi anak yang bernama Azril yang juga ada di kolam sawah tersebut pulang untuk memberitahu ibu korban yg bernama Lusiati. Setelah mendapat kabar kalau anaknya akan tenggelam ibu korban langsung memberi tahu Hendra Agus agar ikut menolong korban yang saat itu informasinya akan tenggelam di kolam sawah.
Sesampainya di lokasi saksi Hendra Agus akan menolong, posisi korban hanya terlihat rambutnya di permukaan kolam tersebut. Selanjutnya Hendra Agus segera menolong korban dengan berenang di kolam dan mengangkat tubuh korban ke daratan namun korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Kemudian korban segera di bawa ke rumah sakit RSKB Ring Road oleh ibu korban dengan diantar saksi Fredy dengan menggunakan mobil. Tetapi saat di rumah sakit menurut keterangan dokter, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Atas kejadian itu piket fungsi Polsek Sewon mengecek korban di RSKB Ring Road Selatan, menghubungi Unit Identifikasi Polres Bantul dan mendatanggi TKP dengan mencatat saksi-saksi dan mengumpulkan bukti.
Dari hasil pemeriksaan, korban saat dibawa ke rumah sakit RSKB Ring Road Selatan sudah dalam keadaan tidak sadar dan dalam keadaan lemas dikarenakan tenggelam. Sewaktu di lakukan pemeriksaan untuk denyut nadi tidak teraba, rekam jantung tidak terdeteksi, sudah ada tanda-tanda kematian.
Selain itu saat di lakukan resutisasi (respon pasien) sudah tidak ada dan korban di nyatakan meninggal dunia pada pukul 11.45. Hasil pemeriksaan Inafis Polres Bantul bahwa korban meninggal dunia tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul maupun tajam dan murni karena tenggelam di dalam air.
Korban meninggal dunia di karenakan asfiksia atau kehabisan nafas. Atas kejadian tersebut pihak Keluarga Korban menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban.*
The post Bocah SD di Bantul Tewas Saat Berenang di Kolam Persawahan, Ini Kronologinya first appeared on Rekomendasi Wisata & Usaha Jogja 2024.













