GEMPAR NEWS__(Makassar, 26 November 2025) — Kebutuhan hunian layak di Kota Makassar terus melonjak dan kini masuk kategori tantangan serius. Menjawab kondisi itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Makassar tancap gas dengan menggelar Sosialisasi Perda Rumah Susun, menghadirkan kebijakan baru yang diproyeksikan menjadi fondasi utama penataan permukiman kota.
Kadis Perkim, Mahyuddin, tampil sebagai tokoh sentral yang menegaskan bahwa Makassar tidak boleh kalah dari laju urbanisasi. Ia menyebut pembangunan rumah susun sebagai langkah strategis dan adaptif agar warga tetap mendapatkan hunian aman, nyaman, dan terjangkau di tengah padatnya kebutuhan ruang tinggal.
Dukungan datang dari Komisi III DPRD Makassar, melalui kehadiran Rezki, yang menekankan pentingnya penguatan regulasi agar pembangunan perumahan berjalan tegas dan terarah. Sementara itu, Kabid Perumahan, Noorhaq Alamsyah, memaparkan aspek teknis serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan permukiman yang benar-benar berkualitas.
Acara berlangsung di Hotel Karebosi Premier, dan menjadi pijakan awal menuju pembangunan kawasan permukiman Makassar yang lebih tertata, berkelanjutan, dan siap menjawab tantangan masa depan kota.
















